Minggu, 11 September 2011

Penyebab Pemain Timnas Main Buruk lawan Bahrain

Kapten Timnas Indonesia Bambang Pamungkas menyebut, pertemuan kawan-kawannya dengan Alfred Riedl pada Rabu, 7 September 2011 buka penyebab ke-7 kawan-kawannya menolak dilatih oleh Wim. Mereka sesungguhnya kecewa kepada komentar Wim Rijsbergen sebagai pelatih.

Sang pelatih, kata Bambang, terkesan melemparkan semua kesalahan kepada pemain sehingga Indonesia digulung Bahrain 0-2. "Sejujurnya hal yang membuat pemain sangat kecewa kepada Wim Rijsbergen adalah komentar beliau," tulis Bambang.

Penjelasan soal timnas itu ditulis Bambang Pamungkas lewat laman pribadinya, www.bambangpamungkas20.com, Minggu, 11 September 2011. Bambang juga menuliskan masalah itu di akun Twitternya.

Dalam paparan panjang lebar yang disampaikan dalam laman pribadinya itu, Bepe, panggilan akrab Bambang Pamungkas, mencoba menjelaskan permasalahan yang terjadi seputar penolakan 7 pemain timnas terhadap kepemimpinan pelatih Wim Rijsbergen.

Bepe menyebut, ia mengetahui kabar koleganya mogok dari Manajer Timnas Ferry Kodrat. Ferry, tulis Bambang, memanggilnya sekitar pukul 02.00 malam. Saat itulah Ferry memberitahu adanya rencana mogok 7 pemain itu. Rencana mogok itu disampaikan kawan-kawannya saat usai pertandingan Indonesia melawan Bahrain, 6 September 2011.

"Jadi, jika ada berita yang beredar bahwasanya pertemuan saya dengan Alfred Riedl lah yang menyebabkan 7 pemain tidak bersedia dipanggil timnas jika Wim Rijsbergen masih menangani timnas, jelas sebuah kesalahan besar," tulis Bambang.

Menurut Bambang, bukan masalah pemain bertemu siapa setelah pertandingan tersebut. Toh, pertemuan itu sendiri sejatinya dilakukan di saat pemain sudah keluar dari pemusatan latihan. "Itu artinya setiap pemain bebas dan berhak bertemu dengan siapapun serta membahas masalah apapun," tulisnya.

Namun, Bambang tak menyebutkan siapa saja ke-7 pemain yang berencana mogok itu. Ia hanya mengatakan permasalahan sebenarnya ada di komentar Wim yang menyalahkan pemain. "Sejauh ini hanya 7 pemain yang menyampaikan keberatan untuk bermain di bawah asuhan Wim di tim nasional," tulis Bambang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar